Kata Penutup
Halo semuanya, sudah lama tidak jumpa! Saya
Yamasuyama, sang penulis! Bagi yang pertama kali membaca, salam kenal! Sembari
mengucapkan salam klise seperti itu... mohon dukungannya juga untuk "Mahou
Keisatsu Fancy ☆ Marilyn"!
Karya kali ini ternyata adalah sebuah komedi
romantis (romantic comedy). Dalam semua karya yang pernah kutulis sebelumnya,
aku selalu menyelipkan unsur percintaan meskipun sedikit, tapi mungkin ini
adalah pertama kalinya aku menjadikan komedi romantis sebagai fokus utamanya.
Ini juga pertama kalinya aku menggunakan sudut
pandang orang pertama untuk protagonis. Sebelumnya aku tidak terlalu
memikirkannya secara khusus, di mana karya komersial biasanya menggunakan sudut
pandang orang ketiga, sedangkan karya web menggunakan sudut pandang orang
pertama, tapi kali ini aku sengaja melanggar aturan klise tersebut.
Ngomong-ngomong, di masa-masa awal ketika aku
rajin mengirimkan naskah ke penghargaan pendatang baru, editor pertanggung
jawabku pernah memberikan catatan peringatan mengenai penggambaran heroine
dalam karya kirimanku.
Aku memasukkan unsur mirip horor dengan niat
sebagai lelucon ringan, tapi editor melarangku menggunakan penggambaran negatif
seperti itu pada heroine, katanya itu mutlak tidak boleh (absolutly NG).
Waktu berlalu, dan tahun-tahun pun
berganti. Tampaknya hal-hal yang dicari maupun dilarang memang berubah seiring
zaman; penggambaran heroine yang dulunya dilarang, kini bukan hanya
diperbolehkan, bahkan justru dianjurkan.
Oleh karena itu, heroine dalam karya kali ini
memiliki elemen mirip yandere. Aku sebenarnya cukup jago dalam menggambarkan
heroine yang jiwanya terganggu, atau lebih tepatnya itu adalah preferensiku,
tapi kalau terlalu berlebihan pembaca malah akan jijik, jadi kupikir aku harus
membatasinya sampai tingkat tertentu. Fufu...
Ketika memperlihatkan proposal karya baru
kepada editor, aku biasanya menjelaskan karakteristik karakter dengan
membandingkannya dengan karakter mahakarya populer masa lalu. Ketika aku
memberikan penjelasan tentang salah satu karakter heroine dengan mengatakan,
"Dia mirip Shiori Fujisaki dari Tokimeki Memorial," sang editor
ternyata tidak mengerti. Aku sempat merasa syok diam-diam menyadari bahwa ini
yang dinamakan generation gap (kesenjangan antargenerasi).
Tunggu, seriusan tidak tahu Shiori Fujisaki!?
Itu kan sama saja seperti tidak tahu Amuro Ray di Gundam? Seram sekali, seram
sekali! Pikirku begitu. Mohon maaf karena banyak menggunakan sensor huruf.
Aku sebenarnya tidak begitu paham mendalam
tentang galge (game gal), tapi aku sudah menamatkan semua karakter di Tokimeki
Memorial, dan untuk To Heart aku menamatkan versi PC maupun versi PS-nya,
bahkan mencoba segala macam pola seperti melihat apa yang terjadi jika karakter
A dan karakter B bersaing dalam event tertentu, serta mencoba mengumpulkan
semua event dan ending sampai lengkap... Fufu, jangan bilang aku jorok. Nanti
ku-gulingkan lho, ya?
Omong-omong, belakangan ini situasi menjadi
sangat kacau akibat masalah konflik di negara tertentu (*). Sebenarnya, bisnis
yang dijalankan oleh keluargaku sendiri pun terkena dampak buruk yang luar
biasa.
Kami terpaksa harus menjual barang dengan
harga yang lebih murah dari harga modal, namun para pelanggan justru
melayangkan keluhan, "Harganya kemahalan, ini pemerasan!"... Situasi
separah ini mungkin adalah yang terburuk yang pernah terjadi dalam setengah
abad terakhir. Sungguh, tanpa bermaksud bercanda, aku bahkan ingin menuntut
ganti rugi kepada Trump. Terlalu menakutkan karena masa depan yang cerah sama
sekali tidak terlihat.
Ngomong-ngomong, apa alat transportasi yang
biasa kalian gunakan sehari-hari? Kalau aku, sampai SMA pakai sepeda, setelah
lulus pakai motor bebek (cub), selang beberapa waktu kemudian ganti mobil, lalu
motor besar.
Namun dalam beberapa tahun terakhir karena
berbagai hal, pada akhirnya sepedaku kembali menjadi moda transportasi utama.
Sepeda zaman sekarang performanya sangat tinggi, ringan, cepat, dan dilengkapi
banyak gigi (gear), jadi mengendarainya terasa sangat menyenangkan.
Akan tetapi, wah-wah, mulai tahun 2026
undang-undang mengalami revisi dan regulasi terkait sepeda menjadi jauh lebih
ketat.
Alhasil, sepeda jadi sulit untuk dikendarai,
dan aku akhirnya lebih banyak berjalan kaki. Kuharap pihak berwenang berhenti
membuat aturan penindakan yang seolah-olah dipikirkan oleh orang yang
sehari-hari tidak pernah naik sepeda.
Editor yang bertanggung jawab atasku, N-san,
terima kasih atas bantuannya kali ini. Sebenarnya sampai sekarang kami belum
pernah bertemu langsung, tapi beliau pasti adalah seorang editor perkotaan yang
sangat handal dan cekatan. Pasti begitu, ya.
Ilustrator Kinako-sama, terima kasih banyak
atas ilustrasinya yang luar biasa! Aku menduga Anda mungkin akan terkejut
dengan karya yang penuh adegan konyol ini, tapi berkat ilustrasi yang indah
sekaligus lembut, semuanya jadi ternetralkan dengan baik dan tersaji sebagai
karya komedi romantis yang apik. Ekspresi
para heroine yang tampak sedikit pilu benar-benar luar biasa. Hebat sekali.
Dan kepada para pembaca yang telah
mengambil buku ini, terima kasih banyak! Aku adalah penulis yang konyol, tapi
saat menulis karya, aku selalu mengerahkan segenap jiwa dan raga. Mulai dari
adegan komedi, adegan moe, hingga penggambaran yandere, semuanya kupikirkan
secara serius tanpa sedikit pun rasa malas, jadi aku akan sangat senang jika
kalian menikmatinya. Teks hasil buatan AI? Aku tidak akan pernah kalah dari hal
semacam itu!
Sampai jumpa lagi dalam waktu dekat. Aku
Yamasuyama, penulis light novel yang sudah belasan tahun berlalu sejak debut
profesional pertamanya tapi masih merasa seperti seorang pendatang baru.
Previous Chapter | ToC | Next Chapter


Post a Comment