-->
NWQA9y4fvqTQ9rz5lZU0Ky7avuunQd0OpkNmfOuq
Bookmark
📣 SEMUA TERJEMAHAN YANG ADA DI KOKOA NOVEL FULL MTL AI TANPA EDIT.⚠️ DILARANG KERAS UNTUK MENGAMBIL TEKS TERJEMAHAN DARI KOKOA NOVEL APAPUN ALASANNYA, OPEN TRAKTEER JUGA BUAT NAMBAH-NAMBAHIM DANA BUAT SAYA BELI PC SPEK DEWA, SEBAGAI GANTI ORANG YANG DAH TRAKTEER, BISA REQUEST LN YANG DIMAU, KALO SAYA PUNYA RAWNYA, BAKALAN SAYA LANGSUNG TERJEMAHKAN, SEKIAN TERIMAKASIH.⚠️

Remote Jugyou ni Nattara Class 1 no Bishoujo to Doukyo Suru Koto ni Natta Volume 1 Afterword

Afterword


Untuk semua yang membaca ini—kehidupan sehari-hari seperti apa yang sedang kalian jalani saat ini? Saat saya menulis ini, berita dipenuhi dengan ketidakpastian mengenai apakah keadaan darurat akan kembali diberlakukan atau tidak. Saya bertanya-tanya seperti apa keadaan saat buku ini dirilis nanti? Sembari merenungkan hal itu… saya menyadari bahwa tidak ada cara untuk mengetahui masa depan, jadi hari ini—seperti biasa—saya sedang membesarkan Uma Musume saya.

Salam kenal. Atau mungkin, selamat datang kembali. Saya Senya Mihagi. Ini adalah publikasi pertama saya dengan GA Bunko sejak debut saya, yang juga melalui Penghargaan Penulis Baru mereka. Sudah cukup lama, jadi saya membayangkan banyak dari kalian yang baru pertama kali membaca karya saya. Akhir-akhir ini, saya menulis untuk fiksi umum dan sastra berbasis karakter. Beberapa karya saya bahkan pernah digunakan dalam ujian masuk, jadi mungkin ada beberapa di antara kalian yang pernah menemui tulisan saya saat mengerjakan ujian. (Mohon maaf atas tekanan tambahan jika itu terjadi.)

Untungnya, saya masih bisa terus menulis berkat koneksi yang telah saya bangun. Namun, jika menoleh ke belakang, sudah cukup lama sejak terakhir kali saya menerbitkan di bawah label novel ringan, itulah sebabnya saya merasa sangat lega bahwa perilisan ini akhirnya terwujud.

Publikasi ini dimungkinkan berkat undangan dari editor saya. Kepada editor saya, Mikki—saya sangat senang kita bisa bekerja sama lagi. Sudah sangat lama sejak saya menulis di genre ini hingga saya lupa bagaimana caranya, tetapi dukungan Anda, bahkan lebih dermawan daripada saat debut saya, sangat membantu saya. Setelah dunia kembali tenang, mari kita makan yakiniku atau mungkin minum teh di sore hari. Saya tahu kedua pilihan itu sangat berbeda, tetapi saya yakin Anda akan ikut bagaimanapun juga. Menolak? Tidak mungkin.

Kepada ilustrator, Satopote-sensei— Terima kasih atas karya seni yang memukau meskipun jadwal Anda sibuk. Haruka, sang pahlawan wanita, ternyata sangat lucu hingga saya terpesona sejak saat melihat sketsa kasarnya. Awalnya, dia seharusnya lebih serius dan lugas, tetapi ilustrasi Anda memiliki dampak yang begitu besar pada saya sehingga membentuk bagaimana dia menjadi versi finalnya. Saya sangat berterima kasih atas cara Anda menghidupkan karakter tersebut. Dan kepada para pembaca—Satopote-sensei baru-baru ini juga debut sebagai Vtuber, jadi silakan kunjungi salurannya jika kalian tertarik!

Kepada tim editorial GA Bunko dan semua orang yang terlibat dalam publikasi ini— Terima kasih atas semua kerja keras kalian di masa yang tidak stabil bagi dunia ini. Tidak selalu mudah untuk mengungkapkan rasa terima kasih saya secara langsung, tetapi saya berharap bisa menjadi penulis yang mampu membalas kebaikan kalian suatu hari nanti. Saya akan terus melakukan yang terbaik, dan saya berharap dapat bekerja sama dengan kalian lagi.

Dan akhirnya, untuk Anda—pembaca saya. Di dunia yang dibanjiri dengan cerita, terima kasih banyak telah memilih untuk membaca cerita yang satu ini. Proyek ini dimulai sekitar waktu istilah “kenormalan baru” (new normal) mulai muncul dalam hidup kita. Ada sedikit jeda waktu sebelum publikasi, dan saya akui—ada saat-saat di mana saya bertanya-tanya apakah konsep “jarak jauh” (remote) akan menghilang sebelum buku ini terbit, dan itu membuat pena saya ragu. Namun sekarang, saat saya menulis kata penutup ini, saya mendengar masih ada sekolah yang mengadakan kelas jarak jauh. Masa depan benar-benar tidak terduga.

Dengan pemikiran itu, saya menulis cerita ini sambil memikirkan para siswa yang kehidupan sekolahnya mau tidak mau beralih ke pembelajaran jarak jauh, dan para pekerja yang terpaksa berada di lingkungan kerja jarak jauh. Terima kasih atas semua kerja keras kalian. Jika cerita ini bisa memberikan sedikit saja energi bagi kalian yang sedang melakukan yang terbaik di bawah keadaan yang tidak menentu, maka saya percaya cerita ini layak untuk dibagikan ke dunia.

Saya harap kalian menikmatinya. Semoga kalian semua selalu dalam keadaan sehat dan menjalani hari-hari yang damai ke depannya—



Epilog | ToC

Post a Comment

Post a Comment