CATATAN PENULIS
Salam kenal, atau sampai jumpa lagi. Saya
Yamazo Yanagi. Terima kasih banyak telah membeli buku Aku Jatuh Cinta pada Diri
Sendiri dari Dunia Paralel karena Dia Gadis Cantik Sesuai Seleraku dan Punya
Fetish yang Sama, atau yang disingkat Jibukoi.
Gagasan yang pernah saya pikirkan di masa-masa
mengirimkan karya ke penghargaan novel sebelum debut ini—yang waktu itu tidak
berhasil saya wujudkan karena ide dan kemampuan teknis saya belum mampu
mengejar—akhirnya bisa terbentuk juga menjadi sebuah karya. Saya sangat senang
jika Anda semua bisa menikmatinya.
Jika
ada yang bertanya, "Apakah kamu memikirkan ide ini semenjak itu?",
jawabannya adalah ya, benar sekali. Dulu sewaktu masa-masa pendaftaran, saya
pernah membentuk ide ini sekali, tapi waktu itu yang muncul malah Dewa Toilet
(Kawaya-gami) berupa gadis cantik. Kenapa coba? Apakah itu benar-benar
diperlukan? Dulu hal itu malah jadi fokus utamanya (Ceritanya sangat jauh
berbeda dengan yang sekarang).
Selain itu, karena karakter dalam karya ini
berkutat dengan dunia kreasi/menulis, mungkin Anda berpikir, "Apakah teori
menulis dalam cerita ini adalah teori menulis milik sang penulis sendiri?"
Namun, jika semua teori yang ditulis di dalam cerita ini dikumpulkan dan
digabungkan, bakal ada terlalu banyak bagian yang tidak saya kenali. Baut dan
suku cadangnya bakal bersisa banyak. Asahi dan Jun terlalu ekstrem.
Dalam menulis karya ini, saya secara khusus
merujuk pada materi-materi berikut:
Yaeko
Mana, Bait-bait Bad End / The Temptation of Bad Ends (Versi E-Book) (Adrenalize
Inc., 2024). Walau bentuknya berbeda dengan konsep bad di dalam cerita, buku
ini saya jadikan referensi untuk klasifikasi bad end. Konsep Eternal Inferno
terinspirasi oleh bab "Panjangnya Keputusasaan".
Kazuhiko
Komatsu, Kamikakushi dan Orang Jepang (Versi E-Book) (KADOKAWA GAKUGEI SHUPPAN,
2013). Saya jadikan referensi mengenai pencarian saat terjadi kamikakushi,
meskipun di dalam cerita sudah disesuaikan dengan pengaturan dunia fiksinya.
Dalam
proses penerbitannya, saya telah dibantu oleh banyak pihak.
Kepada
Fuyuno Yuki-san yang bertanggung jawab atas ilustrasi. Saya berpikir beliau
adalah ilustrator yang sangat cocok dengan citra Tsukino, dan saya sangat
senang beliau benar-benar bisa menggambarkannya. Terima kasih atas
keterampilannya mewujudkan deskripsi teori di atas kertas milik saya menjadi
kenyataan!
Kepada
editor penanggung jawab. Terima kasih berkat teguran tepat waktu dan saran
akurat Anda di tengah-tengah perencanaan saya yang mulai liar, karya ini
akhirnya bisa rampung seperti ini. Terima kasih
banyak!
Kepada semua pihak yang telah membantu proses
penerbitan ini, terima kasih banyak.
Terakhir, kepada para pembaca sekalian, sekali
lagi saya ucapkan terima kasih yang terdalam dari lubuk hati! Jika Anda
menuliskan kesan dan pesan di X (SNS) dengan menyertakan judul resminya atau
tagar "#Jibukoi", saya akan datang untuk memberikan like, jadi
silakan meramaikannya. Algoritma X, tolong lakukan pencarian dengan benar ya!
Sampai jumpa lagi di karya berikutnya, saya
pamit undur diri.
Yamazo Yanagi


Post a Comment